E-commerce adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapatmelakukan Transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. E-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan) . Sedangkan Retail Konvesional adalah adalah strategi pemasarannya, strategi strategi yang di implementasikan tujuannya adalah, tidak lebih tidak kurang yaitu menyediakan produk yang diproduksi dari pabrik kepada konsumen akhir.
Strategi yang diaplikasikan oleh Retail konvensional adalah melalui media iklan secara gencar melalui media massa / radio / televisi. untuk mempromosikan produknya, oleh sebab panjangnya proses distribusi yang dilaluinya.Strategi yang diaplikasikan oleh Retail Multilevel adalah melalui individu per individu, yang dimana testimoni / positive word of mouth menjadi media promosi utama Retail Multilevel, terkadang media media lain juga digunakan, tetapi hal cara promosi yang paling utama tetap melalui individu individu yang dissupport secara penuh oleh perusahaan ; dapat melalui sampling produk, seminar / berpromosi pada komunitas komunitas besar dan lain lain. Kedua jenis retail diatas sama sama memiliki strategi pemasaran yang baik,
Jumat, 12 Juni 2015
PERBEDAAN MENDASAR ANTARA MLN DENGAN MONEY GAMES
1.Dari segi Keanggotaan
MLM :
untuk mendaftar sebagai member atau distributor dalam bisnis MLM biasanya relatif kecil (ratusan ribuan). Biasanya Biaya itu hanya sebagai pengganti biaya administrasi seperti website resmi, produk, CD, starterkit, kartu anggota, brosur dll.
Money Game :
untuk mendaftar sebagai member atau anggota bisnis money game, biasanya uang pendaftarannya akan sangat besar (berjuta-juta) dan tidak mendapatkan apa-apa.
untuk mendaftar sebagai member atau anggota bisnis money game, biasanya uang pendaftarannya akan sangat besar (berjuta-juta) dan tidak mendapatkan apa-apa.
2.Dari segi Produk
Produk yang dijual di bisnis MLM :
Untuk produknya Memiliki ijin Depkes, BPOM, MUI, atau memiliki sertifikat yang sah dan Mudah dijual di pasaran karena kualitasnya yang terjamin dan tidak pasaran.
Bisnis tetap dapat berjalan walaupun tidak memiliki downline, dengan hanya berjualan produk.
Perusahaan MLM akan memberi jaminan terhadap produk yang mereka jual.
Perusahaan MLM selalu berinovasi dalam Penelitian dan Pengembangan produk mereka.
Bisnis tetap dapat berjalan walaupun tidak memiliki downline, dengan hanya berjualan produk.
Perusahaan MLM akan memberi jaminan terhadap produk yang mereka jual.
Perusahaan MLM selalu berinovasi dalam Penelitian dan Pengembangan produk mereka.
Produk yang dijual di bisnis Money Game:
Produk biasanya sulit sekali dijual bahkan tidak bisa dijual, atau pelakunya sendiri malah enggan untuk memakainya.
Keanggotaan lebih penting (rekrut terus tanpa jualan) daripada produk atau dengan kata lain tujuan dari transaksi adalah untuk memperoleh komisi dan member baru bukan produk.
Produk kadang hanya fiktif dan kalaupun ada berkualitas rendah atau tidak sesuai dengan nilai uang yang dibayarkan.
Keanggotaan lebih penting (rekrut terus tanpa jualan) daripada produk atau dengan kata lain tujuan dari transaksi adalah untuk memperoleh komisi dan member baru bukan produk.
Produk kadang hanya fiktif dan kalaupun ada berkualitas rendah atau tidak sesuai dengan nilai uang yang dibayarkan.
3.Sistem yang Jelas
MLM :
Perusahaan MLM yang murni memiliki Success Plan yang jelas ada jenjang karir yang bisa dikejar. Sangat jelas darimana asal keuntungan, level atau peringkat yang bisa dicapai, aturan main, dan kode etik bagi member. Bonus yang diperoleh adalah berdasarkan OMZET penjualan. Ada prinsip keadilan dalam bisnis, dimana downline yang lebih giat dan fokus dalam bekerja bisa memperoleh profit atau peringkat karier lebih tinggi dari upline-nya. Upline pun punya kepentingan dengan downline, dimana dia juga harus membantu perkembangan jaringan downlinenya agar jenjang karirnya terus naik.
Perusahaan MLM yang murni memiliki Success Plan yang jelas ada jenjang karir yang bisa dikejar. Sangat jelas darimana asal keuntungan, level atau peringkat yang bisa dicapai, aturan main, dan kode etik bagi member. Bonus yang diperoleh adalah berdasarkan OMZET penjualan. Ada prinsip keadilan dalam bisnis, dimana downline yang lebih giat dan fokus dalam bekerja bisa memperoleh profit atau peringkat karier lebih tinggi dari upline-nya. Upline pun punya kepentingan dengan downline, dimana dia juga harus membantu perkembangan jaringan downlinenya agar jenjang karirnya terus naik.
Money Game :
Sementara pada bisnis Money game, berlaku sistem piramid, dimana upline pasti dapat untung lebih besar. Bonus yang diperoleh adalah berasal dari Biaya Pendaftaran para member barunya.
Sementara pada bisnis Money game, berlaku sistem piramid, dimana upline pasti dapat untung lebih besar. Bonus yang diperoleh adalah berasal dari Biaya Pendaftaran para member barunya.
4.Surat Ijin
MLM :
Perusahaan MLM dilengkapi dengan perijinan resmi dan lengkap seperti Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL).
Perusahaan MLM dilengkapi dengan perijinan resmi dan lengkap seperti Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL).
Money Game :
Biasanya tidak memiliki / bahkan tidak bisa memiliki Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL).
Biasanya tidak memiliki / bahkan tidak bisa memiliki Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL).
5.Training dan Support System
MLM :
Perusahaan MLM akan memberikan pelatihan-pelatihan mengenai produk mereka, keahlian yang diperlukan dalam memasarkan produknya, leadership, marketing, pengembangan diri, dll. Perusahaan juga menyediakan support system yang siap membantu perkembangan bisnis untuk para anggotanya yang mengalami kendala.
Perusahaan MLM akan memberikan pelatihan-pelatihan mengenai produk mereka, keahlian yang diperlukan dalam memasarkan produknya, leadership, marketing, pengembangan diri, dll. Perusahaan juga menyediakan support system yang siap membantu perkembangan bisnis untuk para anggotanya yang mengalami kendala.
Money Game :
Pada perusahaan Money Game biasanya menggunakan akan model pelatihan motivasi untuk ‘cuci otak’ agar mereka jadi loyal. Bahkan ada yang sama sekali tidak memiliki sistem pelatihan maupun support system.
Pada perusahaan Money Game biasanya menggunakan akan model pelatihan motivasi untuk ‘cuci otak’ agar mereka jadi loyal. Bahkan ada yang sama sekali tidak memiliki sistem pelatihan maupun support system.
Bagaimana sekarang apakah Anda sudah bisa membedakan MLM dengan Money Game? Agar anda tidak tertipu dengan Money Game yang berkedok MLM. Ada baiknya Anda mencermati terlebih dahulu bisnis itu baik atau tidak untuk Anda kedepannya. Tanpa harus mengalami kekecewaan atau mengecewakan orang lain. Jika anda ingin berkarir di bisnis MLM yang wajib anda tanyakan adalah apakah perusahaan tersebut mempunyai SIUPL?
T-Shirt WAYANG ARJUNA
Kain : Cotton 32s
Warna : Hitam
Sablon : Discharge
Gambar : Wayang Arjuna
KEUNGULAN PRODUK INI:
Warna : Hitam
Sablon : Discharge
Gambar : Wayang Arjuna
KEUNGULAN PRODUK INI:
Menggunakan Sablon Discharge
(menyatu dengan kain dan ketahan warna tidak cepat pudar)
(menyatu dengan kain dan ketahan warna tidak cepat pudar)
Kain cotton 32s sangat nyaman dipakai, menyerap keringat,
HARGA : Rp.150000
SISTEM DILEVERY :
Pemesanan via Email (kadek.wahini16@gmail.com)
Cod(cek order dlivery) seputaran Bali
Pengiriman luar daerah selain bali mengunakan jasa kurir JNE
SISTEM DILEVERY :
Pemesanan via Email (kadek.wahini16@gmail.com)
Cod(cek order dlivery) seputaran Bali
Pengiriman luar daerah selain bali mengunakan jasa kurir JNE
Langganan:
Postingan (Atom)
